Rabu, 12 Maret 2014
status gunung slamet
Status Gunung Slamet ditingkatkan menjadi waspada. Sedikitnya terjadi 450 gempa dalam tiga hari terakhir akibat meningkatnya aktivitas Gunung Slamet.
Gunung Slamet setinggi 3.428 meter di atas permukaan laut terdapat di Pulau Jawa. Gunung ini berada di perbatasan Kabupaten Brebes, Banyumas, Purbalingga, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah, dan menjadi gunung tertinggi di Jawa Tengah. Dan gunung kedua tertinggi di Pulau Jawa setelah Gunung Semeru.
Kawah IV merupakan kawah terakhir yang masih aktif sampai sekarang, dan terakhir aktif hingga pada level Siaga pertengahan 2009. Gunung Slamet cukup populer sebagai sasaran pendakian meskipun medannya dikenal sulit. Di kaki gunung ini terletak kawasan wisata Baturraden yang menjadi andalan Kabupaten Banyumas karena hanya berjarak sekitar 15 kilometer dari Purwokerto.
"Peningkatan kegempaan Gunung Slamet sudah berlangsung sejak 2 Maret 2014 hingga sekarang. Pada 8 Maret hingga 10 Maret 2014 terjadi 441 gempa hembusan dan 9 kali gempa vulkanik dangkal," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho melalui pesan singkat, Selasa (11/3/2014).
Setelah status Gunung Slamet naik ke level II pada Senin (10/3) malam pukul 21.00 WIB, kini ada 19 gunung berapi di Indonesia dinyatakan waspada. "Ada 19 gunung berapi statusnya waspada," ujar Sutopo
19 Gunung berapi itu adalah Gunung Slamet, Gunung Kelud, Gunung Raung, Gunung Ibu, Gunung Lewotobi Perempuan, Gunung Ijen, Gunung Gamkonora, Gunung Soputan, Gunung Sangeangapi, Gunung Papandayan, Gunung Dieng, Gunung Gamalama, Gunung Bromo, Gunung Semeru, Gunung Talang, Gunung Anak Krakatau, Gunung Marapi, Gunung Dukono, dan Gunung Kerinci.
"Ada 1 gunung status Awas yaitu Gunung Sinabung. 3 Status Siaga yakni Gunung Karangetang, Gunung Rokatenda, dan Gunung Lokon," ujar Sutopo.
Gunung Slamet mulai meletus sejak abad ke 19, walau erupsinya saat itu tergolong skala kecil. Puncak aktivitas terakhir gunung yang terletak di wilayah Jawa Tengah ini terjadi pada Mei-Juni 2009 yaitu keluarnya lava pijar.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar